Print this page

Muharram Imbau Gerakan Keamanan Pangan Desa Harus Berkelanjutan

Gerakan keamanan pangan desa haruslah kontinyu, yang namanya gerakan itu terus menerus dilakukan, jadi tidak hanya berhenti sampai di acara ini saja.

Hal ini diungkapkan Bupati Berau Muharram S Pd MM ketika membuat acara Advokasi Kelembagaan Desa dalam rangka Gerakan Kemanan Pangan Desan tahun 2019, yang dilaksanakan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Samarinda yang difasiliasi Dinas Kesehatan Berau, Selasa (14/5) ruangan  Kakaban, Kantor Bupati Berau.

Sedangkan yang hadir di ruangan ini, diimbau Bupati Muharram semisal Kepala Kampung, sekretaris tokoh masyarakat, Ketua PKK Berau, agar benar benar meneruskan gerakan ini ke tengah masyarakat.

Muharram juga menyebutkan, peserta yang mengikuti acara advokasi ini, benar benar melaksanakan kegiatan ini secara terus menerus. Sehingga ada hasil yang diharapkan yakni meningkatkan kemampuan usaha pangan desa dan menciptakan desa pangan yang aman.

Sementara itu Plt Kepala Balaim POM DrsAbdul Haris Rauf, yang juga ketua panitia kegiaan advokasi kelengbagaan, memaparkan bahwa pembangunan keamanan angan dimulai ari individu, keluarga hingga masyarakat termasuk di pedesaan sesai salah satu agenda prioritas Nawa Cita, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa.

Kegiatan advokasi merupaan pembelajaran dari program PJAS dan pasar aman dari bahan berbahaya sebagai program pemberdayaan masyarakat.

Disebutkan pasar aman dari bahan berbahaya hingga tahun 2018, karena mulai tahun 2013-2018 baru 108 pasar percontohan yang di intervensi keamanan pangan yang tersebar di 88 Kabupatendan  kota pda 31 popinsi dan kegiatan ini dilanjutkan pada 2019.

Dalam kegiatan ini, ada tiga kampung yang di intervensi untuk mewujudkan keamanan pangan di esa secara mandiri. Tiga kampung tersebut, Maluang, Kelurahan Bugis dan Kelurahan Gunung Pajang.(Bangun Banua)

Rate this item
(0 votes)
Last modified on Tuesday, 30 July 2019 11:28
Helda

Related items