Dapur Sehat Memperhatikan Struktur dan Tata Letaknya

Selain materi pengolahan, penyajian dan penyimpanan makanan, yang paling menentukan dari semuanya adalah posisi dapur untuk memasak makanan itu sendiri. Dapur yang sehat memiliki beberapa hal yang mencakupnya. Sehingga pemberian materi ini memiliki tujuan untuk memberikan pemahaman bagaimana sebenarnya struktur dan tata letak dapur sehat, serta penerapannya dalam praktek.

Fungsi dapur :                          

  • MERACIK
  • MEMANASKAN
  • MENDINGINKAN
  • MENCAMPUR
  • MEWADAHI
  • MENCUCI PERALATAN
  • MENCUCI TANGAN
  • MENYIMPAN BAHAN DAN MAKANAN

 

Yang harus diperhatikan tentang ukuran dapur ideal adalah:

  1. LANTAI
  • Luas lantai dapur hrs memadai, tidak padat
  • Ukuran : 2 m² utk tiap orang shg dpt bekerja dg baik
  • Contoh : dapur dg 3 pekerja membutuhkan luas lantai ……………m²?
  • Kemiringan lantai 1-2% utk memudahkan pengeringan (setiap 100 cm, beda tinggi 1-2 cm)
  • Bahan kuat, rata, rapat air, tdk licin, mudah dibersihkan
  1. VENTILASI
  • Ventilasi diperlukan utk aliran udara di dapur shg O2 tercukupi
  • O2 dibutuhkan oleh manusia, sayuran, daging segar, dan pembakaran
  • Ukuran lubang ventilasi min 20% luas lantai dg penataan menyilang (udara masuk/dingin dari bawah dan udara keluar/panas di atas)
  • Ventilasi dpt menggunakan alat pendingin, tp secara berkala udara kotor hrs dibuang
  • Utk cegah lalat dipasang kawat kassa
  1. DINDING
  • Sebagai pemisah ruangan, dibuat dari bahan kedap air, kuat, tdk mudah kotor, mudah dibersihkan (keramik, porselen) min setinggi 2 m di atas lantai
  • Prioritas utama :
    • Tempat pencucian
    • Tempat peracikan
    • Tempat pengolahan/ memasak
  1. BIDANG KERJA
  • Berupa bangunan tetap / dpt berpindah
  • Nyaman utk digunakan
  • Permukaan rata, kuat, bersih
  • Bidang kerja tetap dpt dilapisi keramik/porselen
  • Bidang kerja portable dibuat dari logam kuat dan tahan karat (stainless steel)
  • Ukuran : t= 90 cm, jangkauan depan = 75 cm
  • Bila memakai rak ke atas < 150 cm
  1. PINTU
    • Lebar min 100 cm membuka keluar
    • Untuk menjamin sirkulasi udara sebaiknya semua pintu penghubung di dapur dibuat tembus udara dilengkapi kassa penahan serangga dan tikus (insect and rodent proof) yang membuka ke dua arah.
    • Jarak daun pintu ke lantai tidak boleh lebih dari 5 mm untuk mencegah masuknya tikus.
    • Pintu yang berhubungan dengan kamar mandi (WC) harus melalui ruang antara untuk mencegah bau (odor breakable).

Tak lupa, alur makanan yang berotasi di dalam dapur juga menjadi salah satu penentu bagaimana seharusnya posisi dapur yang sesuai di rumah anda. (bangun banua)

Rate this item
(0 votes)