Kaji Banding Forum Berau Sehat ke Bone (Bagian 1)

Setiap Desa Punya Lokus

Kabupaten Berau bulan November 2019 lalu mendapatkan penghargaan Kabupaten Kota Sehat (KKS) Swasti Saba dengan tingkat Padapa.Ini memang bukanlah lomba melainkan apresiasi pemerintah pusat kepada pemerintah daerah yang sudah menyelenggarakan KKS, sesuai peraturan bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan no 34 tahun 2005 dan nomor 1138/Menkes/PB/VIII/2005. 
Untuk lebih meningkatkan KKS,  Forum Berau Sehat mengadakan kaji banding ke Kabupaten Bone di Sulawesi Selatan pada 13 Pebruari 2020 kemarin. Mengapa memilih Bone ? lantaran Kabupaten ini sudah lama menjalankan program Kabupaten Sehat dan mendapatkan pernghargaan Swasti Saba dari tingkat Padapa, Wistara hingga Wiwerda.
Rombongan dipimpinan langsung Bupati Berau H Muharram didampingi  Hj  Sri Juniarsih M Pd Ketua umum Forum Berau Sehat beserta ketua harian H Najemuddin, dari pengurus FBS, Pembina FBS, beberapa kepala SKPD termasuk Dinkes Berau yang diwakilkan kepada sekretaris Dinkes dr Halijah, kepala kampung, dan pengurus Forum Berau Sehat Kecamatan (pokja sehat).  
Rombongan diterima  Wakil Bupati Kabupaten Bone,H Ambo Dalle dan istri Bupati Bone Hj Kuniarti SH yang juga ketua Forum Bone Sehat beserta jajarannya, di rumah jabatan Bupati Bone (13/02/2020). 
Dalam presentasinya Forum Bone Sehat bekerjasama dengan seluruh SKPD untuk mewujudkan sasaran yang ingin dicapai, seusai dengan tatanan yang ada di Forum Kabupaten Sehat. Seperti diketahui penyelenggaraan program KKS melibatkan banyak lintas sektor dan lintas program melalui tatanan dalam KKS. Ada 7 tatanan KKS, yaitu kawasan permukiman, sarana dan prasarana umum,  kawasan sarana lalu lintas tertib dan pelayanan transportasi, kawasan industri dan perkantoran sehat, kawasan pariwisata sehat, kawasan pangan dan gizi, kehidupan masyarakat sehat yang mandiri, serta kehidupan sosial yang sehat
 
Kabupaten Bone beberapa kali mendapatkan penghargaan Swasti Saba dari pusat mulai dari tingkatan Padapa, wistara hingga Wiwerda. Berkat dari kekompakan, kerjasama semua fihak sehingganya  tercapailah  tujuan dari Kabupaten sehat.
Ada 13 kecamatan dan  370 desa di Kabupaten Bone, berhasil mewujudkan desa sehat dengan khusus lokasi khusus (lokus) setiap kampung. Misal untuk desa lampoko kecamatan Barebbo  khusus mengiatkan menanam padi dan sayur dan buah buahan. Dengan nama program gerakan menanam sayur. Seluruh warga desa menanam sayuran untuk di kontribusikan ke pasar, yang menjadi mata pencaharian. Ada program pengentasan buta aksara, adda lokus masyarakat disabilitas juga berperan dalam program desa sehat  program desa mallari kecamatan Awang Pone. Masing masing desa memiliki lokus berbeda.       
Forum Bone Sehat, memiliki tim tekhnis untuk program di Kecamatan dan desa untuk  menjalankan seluruh program.     
Bahkan untuk menunjang kehidupan menuju sehat, setiap desa di Kabupaten Bone memiliki ambulan dan fasilitas penunjang lainya, walaupun di Kabupaten Bone desanya berjumlah 370 desa.
 
Bupati Muharram setelah menyimak presentasi, mengucapkan terima kasih kepada Forum Bone Sehat dan Wakil Bupati Bone.
“Sebenarnya saya juga kaget ketika di bandara , ternyata rombongan kami ini jumlah 77 orang yang terdiri dari instansi terkait, kepala  kampung dan pokja sehat. Sempat terlintas ini pemborosan, dan ternyata setelah menyimak presentasi ini, saya berpendapat , jumlah rombongan ini malah sebenarnya kurang. “ ungkapnya.
Mengapa, karena memang harus ada beberapa instansi dan fihak kampung yang perlu mengetahui dan mempelajari pengembangan untuk menuju Kabupaten sehat. (Helda Mildiana)
Rate this item
(0 votes)
Last modified on Tuesday, 03 March 2020 14:25