Print this page

Suspect Corona di Berau, Masyarakat Tak Perlu Panik

By March 04, 2020 153 Comments:DISQUS_COMMENTS

Tanjung Redeb  Website Dinkes –

Informasi terkait adanya beberapa warga yang suspect infeksi penumonia Corona di Berau, cukup membuat was-was masyarakat. Dalam waktu beberapa jam, informasi tersebut langsung tersebar luas melalui media sosial seperti whatssapp yang dishare ke grup-grup. Bahkan, sejak Senin malam (2/3) hingga hari ini informasi masih simpang siur.

Pihak RSUD Abdul Rivai melalui humasnya, dr Erva Anggriana pun meminta masyarakat agar tidak panik. Tak hanya itu, RSUD juga mengeluarkan press release tertanggal 2 Maret 2020, terkait adanya warga yang dikatakan terkena Corona tersebut. Dalam press releasenya, dipaparkan dengan jelas bagaimana kronologis pasien yang diduga menderita Corona, serta beberapa imbauan bagi masyarakat.

Dijelaskan jika pasien itu mengalami demam, batuk dan pilek. Terlebih, dengan kondisi pasien yang diketahui baru saja pulang berlibur dari negara yang terjangkit Corona, menguatkan dugaan jika pasien terjangkit Coronavirus disease (COVID-19).

“Dengan adanya data minimal itu kami melanjutkan deteksi dini pada pasien. Dan sementara pasien harus dikarantina di ruang isolasi untuk meningkatkan kewaspadaan hingga diagnosa terakhir. Dari analisa hingga pemeriksaan fisik, tenaga medis melakukan tindakan lebih dini sesuai pedoman kesiapsiagaan  menghadapi infeksi yang dikeluarkan oleh Kemenkes RI yang yang diterbitkan pada Januari 2020, agar tidak menjadi kasus yang tidak terdeteksi kasus positif pneumonia,” jelas Erva.

Untuk itu, pihak RSUD Abdul Rivai juga meminta masyarakat tidak langsung panik dan melakukan beberapa imbauan, yakni tetap meningkatkan kewaspadaan bagi semua pihak jika mengalami batuk, demam dan kesulitan bernafas setelah perjalanan dari daerah berisiko adanya Corona, atau setelah melakukan kontak dengan pasien yang diduga corona.

Segera mencari pertolongan ke RS atau fasilitas kesehatan jika terdapat gejala yang mengarah ke infeksi saluran pernafasan, dan mengisolasi diri dari tempat ramai untuk sementara. Tak lupa juga pentingnya menggunakan masker saat melakukan aktivitas luar ruangan, minimal kontak dengan lingkungan. Serta menjalankan gaya hidup sehat dengan rajin mencuci tangan untuk menjaga kebersihan tangan sebelum menyentuh mulut hidung dan mata, atau setelah memegang instalasi publik. Menutup mulut ketika bersin dan batuk.(amel/bangun banua)

Rate this item
(0 votes)
Helda