Print this page

Hasil Hearing, Dinkes Siapkan TGC, DPRD Minta Masyarakat Tetap Tenang

By March 04, 2020 103 Comments:DISQUS_COMMENTS

Tanjung Redeb -

Mengantisipasi terus menyebar dan beredarnya isu di sosial media tentang virus corona yang ada di Bumi Batiwakkal, DPRD Berau melakukan rapat dengar pendapat gabungan komisi  dengan mengundang Dinas Kesehatan (Dinkes), RSUD Abdul Rivai, dan Bandara Kalimarau. Pertemuan tersebut dipimpin Wakil Ketua I DPRD Berau, Syarifatul Sya'diah. Dalam kesempatan tersebut, Dinkes Berau sebagai ujung tombak telah mengambil beberapa langkah guna mengurangi kekhawatiran masyarakat.

Beberapa hal yang menjadi langkah Dinkes yaitu Dinkes bersama seluruh jajaran termasuk puskesmas-puskesmas, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kasus Corona. Dinkes selalu meningkatkan koordinasi dengan OPD dalam pencegahan dan penanggulangan COVID-19. Bahkan, tim sudah terbentuk dan sudah berjalan koordinasi dan alur penanganan melalui tim gerak cepat (TGC). Dan Dinkes juga berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas SDM atau petugas kesehatan yang ada.  

Hearing yang digelar pada Selasa (3/3) bertempat di Ruang Rapat Gabungan Komisi pada pukul 14.00 Wita ini sangat penting dilakukan karena kekhawatiran masyarakat Kabupaten Berau yang meningkat setelah adanya 10 warga Kabupaten Berau, yang baru pulang melancong dari lawakan luar negeri. Dari 10 warga yang dirahasiakan identitasnya, satu diantaranya harus menjalani konservasi di ruang isolasi RSUD Abdul Rivai Kabupaten Berau. Sementara 9 warga lainnya dalam pengawasan (TGC) Dinas Kesehatan Kabupaten Berau, Kalimantan Timur yang dilaporkan kondisinya makin baik. Informasi adanya warga yang diisolasi tersebut telah terkonfimasi oleh pihak rumah sakit melalui Humas RSUD, Dr Erva Angriana.

Wakil Ketua DPRD Syarifatul Syadiah mengatakan hearing tersebut juga untuk mengetahui lebih lanjut soal adanya pasien suspect virus Corona. Ia juga mengatakan berdasarkan data yang diperoleh dari OPD dan rumah sakit yang melayani pasien kondisinya membaik dan kecil kemungkinan terjangkit Virus Corona atau Covid-19.

"Alhamdulillah pasien suspect itu kondisinya dari hari ke hari semakin membaik artinya kemungkinan kecil sekali dia terinfeksi karena masa inkubasi virus Corona itu 14 hari. InsyaAllah hasilnya negatif dan kita harapkan itu walaupun mesti dibuktikan hasil tes sample yang dikirim ke Litbangkes, dan kita masih menunggu hasilnya," tuturnya.

Dengan kondisi tersebut, Syarifatul mengaku lega dan meminta warga tak panik juga memberi stigma kepada pasien. Wakil ketua DPRD Berau dari Fraksi Partai Golkar itupun berharap masyarakat tidak terlalu khawatir dengan isu Virus Corona yang sudah masuk di Berau.

"Apalagi memberi stigma kepada pasien dan keluarganya itu sebaiknya jangan, yang terpenting kita lakukan budaya hidup sehat karena dengan tubuh sehat insyaAllah penyakit tak akan masuk tubuh kita," tambahnya.

Soal pengunaan masker, Syarifatul beharap mendahulukan masyarakat yang sakit ketimbang yang masih sehat.

"Agar dapat mencegah penularan penyakit dari yang sakit ke yang tidak sakit," tutupnya. (amel/bangun banua)

Rate this item
(0 votes)
Helda