Ini Kata Kadinkes Iswahyudi Soal Kesehatan Jamaah Haji

Tanjung Redeb Website Dinkes –
Jamaah haji Kabupaten Berau harus bisa mengelola diri sendiri dalam hal kesehatan. Ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Berau Drs Iswahyudi Apt M kes disela sela acara Pengukuran Kebugaran Jamaah Haji Berau di Halaman Kantor Dinkes Minggu (6/2/2020).
Mengelola diri sendiri yang di maksud Iswahyudi, adalah jamaah harus paham benar kondisi kesehatan diri. Misal sebut Iswahyudi, seorang jamaah haji pernah menderita hipertensi, sehingganya dia selalu menjaga agar hipertensi nya tidak naik. “Dengan menjaga pola makan pengaturan untuk mereka yang memiliki riwayat hipertensi,” jelasnya.
Bahan makanan yang dianjurkan yakni makanan yang segar, sumber hidrat arang, protein nabati dan hewani, sayur sayuran dan buah buahan yang banyak mengandung serat.
Tentunya makanan yang diolah tanpa atau sedikit mengandung garamnatrium, vetsin dan kaldu bubuk. Sedangkan sumber protein hewani pengunaan daging ayam, ikan yang paling banyak 100 gram perhari.
Sedangkan bahan makanan yang dibatasi adalah garam dapur , dan bahan makanan yang mengandung seperti soda kue.
Hindari sosis makan seperti otak, ginjal, paru jantung dan daging kambing. Serta keripik yang asin, makan menganduung soda aau makanan minuman kaleng.
Penderita hipertensi sebaik juga menghindari makanan yang diawetkan seperti dendeng , abon, ikan asin, telur pindang dan selai kacang, mentega dan keju.
Iini salah satu contoh cara mengelola diri, bagi yang menderita hipertensi. Namun jamaah haji tahun ini ynag berjumlah 151 orang dibagi menjadi 4 rombongan kemudian di bagi lagi menjadi kelompok. Dalam satu kelompok ada yang berusia lansia, dan dalam hal ini ketua kelompok membantu mereka yang lansia, juga mengigatkan mereka yang misal memiliki hipertensi. Ada gelang khusus selain gelang jamaah haji, mereka yang memiliki riwayat hipertensi. Selain jamaah dapat mengelola diri sendiri, ketua kelompok juga memperhatikan jamaah lansia dan memiliki riwayat penyakit.
Sisi lai juga ada petugas kesehatan dalam jamaah haji Kabupaten. Meski demikian, tegas iswahyudi, agar jamaah bisa mengelola diri sendiri, tidak saja hipertensi, termasuk mereka yang diabet dan penyakit lainya.
Dan tentunya saat ini harus menjga kesehatan fisik dan mental untuk mempersiapkan diri untuk menunaikan ibadah haji.  (helda/bangun banua)
Rate this item
(0 votes)