Tambah 2 Kasus Transmisi Lokal, Positif Corona Jadi 34 Orang

TANJUNG REDEB, WEBSITE DINKES –

Kasus positif COVID-19 Berau yang selama ini didominasi klaster Gowa, mulai mengkhawatirkan. Pasalnya, berdasarkan hasil pemeriksaan sampel yang diterima Dinkes Selasa (12/5/2020), tambahan kasus positif bertambah 2 orang, yang merupakan kontak erat pasien klaster Gowa asal Biduk-Biduk (Berau 16).

“Ini yang dikhawatirkan yakni transmisi lokal yang bertambah. Jadi, masyarakat tetap waspada karena kita tidak tahu dengan siapa si pasien positif ini sudah berinteraksi sebelum diisolasi,” jelas Kadinkes Iswahyudi.

Kedua pasien positif yakni istri dan anak dari Berau 16, yang masih berusia 8 tahun. Tetapi, tambahan kasus transmisi lokal ini hanya sebagian dari beberapa sampel kontak erat yang juga dikirim bersamaan. Karena dari sampel klaster Gowa yang dikirim tanggal 18,20,24,27 dan 30 April 2020 sejumlah 7 orang, 3 orang yang merupakan klaster Gowa dinyatakan negatif. Sedangkan 4 orang lainnya yang merupakan pelaku perjalanan dari luar Berau juga negatif COVID-19.

Hal ini lantas membuat Bupati Berau H.Muharram yakin jika usaha penjagaan dan penyaringan keluar masuknya orang di pos perbatasan, cukup efektif.

“Kita bisa lihat jika transmisi lokalnya masih dalam lingkup keluarga klaster Gowa. Mudahan tidak menyebar di masyarakat karena yang positif ini juga sudah diisolasi sebelum hasil swab BBLK Surabaya keluar. Jadi, untuk filter orang keluar masuk Berau terlihat hasilnya dengan tidak adanya penambahan kasus positif COVID-19 dari pelaku perjalanan,” kata Bupati Berau H.Muharram.

Sampai 12 Mei 2020 jam 16.00 Wita, jumlah ODP yang masih dipantau sebanyak 37 orang, PDP yang masih dalam pengawasan 42 orang, dan positif COVID-19 34 kasus. (bangun banua)

Rate this item
(0 votes)