Print this page

Plt Bupati Berau: Jangan Longgarkan Protokol Kesehatan

By December 07, 2020 144 Comments:DISQUS_COMMENTS

TANJUNG REDEB, WEBSITE DINKES –

Melihat jumlah kasus konfirmasi positif COVID-19 yang terus bertambah hingga mencapai angka total 600 orang, Plt Bupati Berau Agus Tantomo menyampaikan update terakhir sekaligus penjelasan kepada masyarakat dalam video pendek berdurasi 4 menit.

Dalam video yang dibuat pada Senin (7/12/2020) itu, Agus menyampaikan jumlah terakhir masyarakat yang terpapar COVID-19 yakni 599 orang dan 87 orang masih menjalani perawatan sementara pasien meninggal sudah 5 orang.

"Situasi ini menunjukkan bahwa COVID-19 ini belum bisa kita kendalikan dengan baik. Masih ada klaster baru dan ada kecenderungan situasi ini semakin memburuk dan akan semakin sulit ditangani," jelas Agus Tantomo.

Lebih lanjut, Agus Tantomo mengatakan saat ini kapasitas rumah sakit pun mulai penuh, dimana hanya bisa menampung 70 pasien COVID-19. Untuk isolasi pun sudah tidak mampu lagi menampung pasien yang positif.

"Namun pemerintah daerah telah mengambil langkah dengan menyiapkan alternatif tempat isolasi bagi yang positif," tuturnya.

Tak kalah penting, lanjut Agus Tantomo mengingatkan masyarakat terkait adanya klaster baru yang cenderung sulit dikontrol yaitu klaster keluarga.

"Yang paling menghawatirkan juga sudah mulai terjadi yaitu atau tenaga kesehatan para dokter dan perawat yang selama ini menjadi garda terdepan dalam hal penanganan COVID-19 sudah banyak yang menjadi korban banyak yang sudah terpapar, data terakhir menunjukkan paling tidak ada 7 dokter dan ada beberapa perawat juga positif," ujarnya.

Agus Tantomo menyampaikan kepada semua warga Berau jika situasi sekarang sangat tidak ideal sangat tidak bagus dalam hal penanganan COVID-19. Dan ini tentu situasi yang membahayakan, sebab dari sekian banyak pasien positif yang sembuh itu karena jasa dan kerja keras para tenaga kesehatan dokter dan perawat.

"Oleh sebab itu ada beberapa arahan dan petunjuk saya kepada kita semua. Pertama, tolong jangan longgarkan protokol kesehatan di manapun, bahkan di rumah sekalipun, sudah terbukti ada klaster keluarga. Dan tolong diingat pemerintah daerah juga sudah mengeluarkan peraturan daerah tentang disiplin protokol COVID-19 Insya Allah saya akan memimpin pelaksanaan peraturan. Itu demi kebaikan bersama," ucapnya.

Plt Bupati Berau itu menegaskan agar masyarakat bisa meningkatkan kewaspadaan dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan selalu memakai masker, hindari kerumunan dan rutin cuci tangan.

Sebelumnya, Ketua DPRD Berau Madri Pani juga meminta agar pemerintah daerah bisa mengambil langkah konkret dalam memutus dan mengendalikan penyebaran Virus Corona di Bumi Batiwakkal, julukan Kabupaten Berau.

"Saya meminta kepada Plt Bupati Berau untuk bisa menuntaskan penanganan covid-19 yang semakin hari semakin meningkat. Beberapa waktu lalu kita di Berau sudah zona kuning namun sekarang kembali menjadi zona merah sehingga perlu penanganan serius, karena kesehatan di atas segala-galanya," tuturnya. (tb/bangun banua)

Rate this item
(0 votes)
Helda