Penjaringan Kesehatan Puskesmas Bugis Sasar 26 Sekolah

Tanjung Redeb-

Penjaringan kesehatan merupakan salah satu bentuk dari pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk mendeteksi dini siswa yang memiliki masalah kesehatan agar segera mendapatkan penanganan sedini mungkin. Penjaringan kesehatan dilakukan pada peserta didik kelas 1 SD, kelas 7 SMP,MTs dan Kelas 10 SMA,SMK, MA yang meliputi pemeriksaan kebersihan perorangan (rambut, kulit dan kuku) pemeriksaan status gizi melalui pengukuran antropometri, pemeriksaan ketajaman indera (penglihatan dan pendengaran), pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, pemeriksaan laboratorium untuk anemia dan kecacingan, dan pengukuran kebugaran jasmani.

Saat ini Puskesmas Bugis sedang melaksanakan penjaringan kesehatan untuk 26 sekolah. Menurut keterangan Kepala Puskesmas Bugis Bachri Arta Kesuma melalui stafnya drg Susilawati, bahwa kegiatan ini rutin diadakan setiap setahun sekali. “Setelah ada anak yang terjaring mereka akan mendapatkan surat rujukan, salah satunya pencabutan gigi dan pembersihan serumen teliga yang padat yaitu kotoran teliga yang padat menutupi telinga sehingga siswa sulit mendengar dengan jelas,” papar dokter gigi ini.

Saat ini sudah ada satu sekolah yang mendapatkan rujukan untuk dilakukan tindakan.

Puskesmas Bugis telah menyasar 7 sekolah untuk penjaringan kesehatan ini , yakni kelas 1 di SD 004 jumlahnya 90 siswa, SD 018 berjumlah 58 siswa, SD Khatolik 58 siswa, SD Muhammadiyah 28 siswa, SD 006 27 siswa, SD 011 60 siswa dan SD 015 berjumlah 57 siswa. 

Selanjutnya masing masing kelas 1 tingkat SLTP dan SLTA dengan setiap turun ke lapangan Puskesmas menurunkan 5 orang petugas kesehatan.(bangun banua)

Rate this item
(0 votes)