Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Berau membuka rekrutmen untuk diangkat sebagai Tenaga Kontrak yang akan ditempatkan di Puskesmas wilayah Kabupaten Berau. Untuk informasi posisi atau tenaga yang dibutuhkan dan persyaratan-persyaratannya, dapat dilihat pada link berikut ini : DOWNLOAD PENGUMUMAN

Bupati Berau, H Muharram mendapat apresiasi dari Bupati Bone, Sulawesi Selatan karena dianggap sangat serius memperhatikan program Kabupaten Sehat di Kabupaten Berau.

Hal itu dibuktikan dengan penghargaan Kabupaten Kota Sehat (KKS) yang diberikan Pemerintah Pusat kepada Kabupaten Berau. Kabupaten Berau melakukan kunjungan pembelajaran ke Kabupaten Bone karena Kab Bone sudah mendapatkan penghargaan Kabupaten Sehat tertinggi yaitu Wistara sementara Berau yang sedang berbenah baru mendapatkan padapa. Untuk diketahui kriteria penghargaan adalah Padapa kualifikasi pemantapan (2 tatanan); Wiwerda untuk kualifikasi pembinaan (3 tatanan); dan Wistara untuk kualifikasi pengembangan (5 tatanan).

Perlu diketahui bahwa penghargaan KKS bukanlah sebuah lomba melainkan apresiasi pemerinta pusat pada pemerintah daerah yang sudah menyelenggarakan KKS sesuai Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan Nomor 34 tahun 2005 dan Nomor:1138/Menkes/PB/VIII/2005.

Penyelenggaraan Program KKS melibatkan banyak lintas sektor dan lintas program melalui Tatanan dalam KKS. Ada 7 tatanan KKS, yaitu Kawasan Permukiman, Sarana dan Prasarana Umum; Kawasan Sarana Lalu Lintas Tertib dan Pelayanan Transportasi; Kawasan Industri dan Perkantoran Sehat; Kawasan Pariwisata Sehat; Kawasan Pangan dan Gizi; Kehidupan Masyarakat Sehat yang Mandiri; serta Kehidupan Sosial yang Sehat

Setiap tahun genap, dilakukan verifikasi KKS tingkat provinsi. Sementara penghargaannya diberikan setiap tahun ganjil.

“Penghargaan diberikan atas upaya yang dilakukan daerah selama 2 tahun terakhir di setiap periode pemberian penghargaan dan diberikan dalam rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN),” jelas Direktur Kesehatan Lingkungan Kemenkes Imran Agus Nurali. Kriteria penghargaan adalah Padapa kualifikasi pemantapan (2 tatanan); Wiwerda untuk kualifikasi pembinaan (3 tatanan); dan Wistara untuk kualifikasi pengembangan (5 tatanan).

Penghargaan Kabupaten Kota Sehat/Swasti Saba diselenggarakan sejak tahun 2005, mengacu pada Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan Nomor 34 tahun 2005 dan Nomor:1138/Menkes/PB/VIII/2005.

Pemerintah Kabupaten Berau kembali menunjukkan prestasi terbaik. Berau berhasil meraih 10 panji keberhasilan pembangunan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Penghargaan diberikan Gubernur Kaltim, Isran Noor, langsung kepada Bupati Berau, Muharram, pada upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke 63 Provinsi Kaltim, di Stadion Sempaja, Samarinda, Kamis (9/1) kemarin. Turut mendampingi Bupati Berau, Sekkab M Gazali, Ketua DPRD Berau, Madri Pani dan sejumlah Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

10 panji keberhasilan pembangunan tersebut diantaranya panji bidang pembangunan hukum dan hak azasi manusia (HAM), Panji Bidang Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Kategori Kabupaten. Panji Bidang Pariwisata Kategori Kabupaten. Panji Bidang Pembangunan Tanaman Pangan. Panji Bidang Kelautan dan Perikanan. Panji Bidang Kehutanan. Panji Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anan Kategori Kabupaten. Panji Bidang Pelayanan Administasi Terpadu Kecamatan (Paten).

Panji Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa. Serta Panji Bidang Penanggulangan Kemiskinan. Jumlah penerimaan panji keberhasilan pembangunan ini meningkat dari penerimaan panji keberhasilan pembangunan pada tahun 2019 habg meraih 8 panji. Dengan meraih 10 panji keberhasilan pembangunan, menempatkan Kabupaten Berau berada di urutan kedua setelah Kota Balikpapan yang meraih 16 panji keberhasilan pembangunan dan juga ditempat ketiga Kota Samarinda yang juga meraih 10 panji keberhasilan pembangunan.

 

Selain 10 panji keberhasilan pembangunan, Pemkab Berau pada HUT ke 63 Kaltim juga menerima penghargaan peringkat kedua pada bidang perkebunan. bidang pembangunan peternakan dan kesehatan hewan. Bidang Dekranasda. Bidang Kesejahteraan Sosial. Bidang Daya Saing Daerah. Bidang Pengelolaan Keuangan Daerah. Bidang Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) kategori kabupaten serta bidang Tim Penggerak PKK Berprestasi. Selain itu pada peringkat ketiga Pemkab Berau meraih penghargaan pada bidang pembangunan ketahanan pangan. Bidang perpustakaan dan minat baca. Serta bidang penyelenggaraan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil kategori kabupaten.

Bupati Berau, Muharram, mengaku gembira dan menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran aparatur sipil negara dilingkungan Pemkab Berau yang telah bekerja keras dengan baik, serta dengan dukungan masyarakat sehingga dapat mempertahankan peringkat kedua dan menambah jumlah panji keberhasilan pembangunan yang diraih. Siapa pun kepala daerahnya tanpa dukungan dari seluruh jajaran ASN dan masyarakat disampaikan Muharram tidak akan bisa mencapai apa yang diharapkan.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran ASN dan masyarakat yang telah bekerjakeras sehingga Berau kembali meraih panji keberhasilan pembangunan dari penilaian kinerja tahun 2019 ini,” ungkapnya.

Bupati Muharram berharap penghargaan yang diraih ini dapat terus ditingkatkan. Beberapa bidang pembangunan yang juga sudah menunjukkan kinerja terbaik diharapkan Muharram dapat terus dipacu sehingga pada tahun tahun berikutnya panji keberhasilan ini akan semakin bertambah.

“Alhamdulillah tahun ini kita kembali berada diperingkat kedua, tapi panji yang kita raih bertambah. Saya berharap tahun tahun yang akan kita semakin semangat meningkatkan kinerja menambah panji keberhasilan pembangunan yang diraih,” ungkapnya.

Sementara Gubernur Kaltim, Isran Noor pada momentum HUT ke 63 Kaltim tahun 2020 mendorong daerah kabupaten dan kota untuk terus memacu percepatan pembangunan dalam berbagai bidang pembangunan, terutama pada bidang pariwisata dan agribisnis. Sehingga Kaltim dapat semakin maju seiring dengan telah ditetapkannya ibukota negara di Kalimantan Timur. Gubernur juga mengajak seluruh pihak bersinergi dalam pelaksanaan percepatan pembangunan daerah, baik dari pemerintahan, kalangan swasta dan masyarakat yang bersama sama meningkatkan pembangunan Kalimantan Timur.

 

Sumber

Tanjung Redeb. Peringatan HUT ke 66 Pemerintah Kabupaten Berau dan ke 209 Kota Tanjung Redeb disuguhkan kembali dengan acara Manutung Jukut atau bakar ikan, di mana pejabat pemerintah dan anggota DPRD Berau serta OPD-OPD daerah dan instansi/lembaga/perusahaan  sama-sama membakar ikan dan makan bersama dengan masyarakat.

 

Dinas Kesehatan Kabupaten Berau turut serta memeriahkan dalam Pesta Rakyat "Irau Manutung Jukut" tahun ini dengan memasang stand Dinas Kesehatan Kabupaten Berau.

 

 

Masih tetap seperti tahun sebelumnya, Manutung Jukut masih membawa misi kesehatan ayo makan ikan , untuk menciptakan  generasi sehat , cerdas dan mendukung Germas (Gerakan Masyarakat Sehat).

Salah satu gizi yang penting untuk meningkatkan kecerdasan dan sangat menyehatkan adalah protein. Sehingganya Pemerintah jauh hari menggalakkan program makan ikan mengingat ikan mengandung banyak protein.

Bupati bersama DPRD Kabupaten Berau telah mengesahkan Perda Kab. Berau Nomor 12 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2012 Tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan di Kabupaten Berau. Adapun Perda tersebut mulai berlaku sejak tanggal 12 Agustus 2019.

Isi Perda Kabupaten Berau Nomor 12 Tahun 2019 dapat dilihat di sini : KLIK DI SINI

Page 1 of 3