Selang 14 hari pasca menerima suntikan vaksin Covid-19 dosis pertama pada 28 Januari 2021 lalu. Penyuntikan Kedua Vaksinasi dilaksanakan kembali kepada penerima vaksin dosis pertama yaitu kepada FORKOPIMDA Kabupaten Berau dan Tenaga Kesehatan Kabupaten Berau. Proses vaksinasi tersebut digelar di Gedung Balai Mufakat, Jalan Cendana Kelurahan Gayam, Tanjung Redeb, Kamis (11/2/2021).

Sebelum mendapat suntikan, sesuai dengan standar pelaksanaan, penerima vaksin menjalani rangkaian pemeriksaan kesehatan. Mulai tahap registrasi, pemeriksaan suhu tubuh, tekanan darah serta pertanyaan yang berhubungan dengan kondisi tubuh, pengalaman yang dirasakan selama dua minggu penyesuaian dengan vaksin, dan penyakit penyerta atau penyakit yang dialami selama dua minggu ini.

Usai mendapat vaksin, dikatakan bahwa Bupati dirinya merasakan hal yang sama seperti mendapat vaksin Covid-19 dosis pertama.

" Alhamdulillah saya mendapat vaksin tahap kedua, rasanya biasa saja, sakitnya juga tidak terlalu yang berlebihan, namanya juga sakit disuntik," katanya.

Menurutnya, vaksin tahap kedua ini belum diperuntukkan bagi masyarakat, khusus untuk TNI dan Polri sekaligus bagi pejabat publik, ini sesuai dengan petunjuk pusat.

" Sesuai petunjuk, masyarakat akan diberikan vaksin pada tahap ketiga setelah ini, " ujar Bupati Berau.

Sebagai orang pertama yang mendapat suntikan vaksin, Bupati menyampaikan pesan kepada masyarakat. Diungkapkannya, di Kabupaten Berau sampai hari ini sudah mencapai 1.600 orang lebih yang telah divaksin.

Ia mengakui belum pernah mendengar satu keluhan apapun, artinya masyarakat tidak perlu lagi ada keraguan terhadap program vaksin yang dicanangkan pemerintah pusat.

" Harapan saya kepada masyarakat ayo bersama-sama mengikuti dan menyukseskan program vaksin ini, " tegas Bupati.

meski telah di vaksin disiplin protokol kesehatan tetap harus diterapkan dalam setiap aktivitas kita sehari-hari, dengan tetap memakai masker, selalu mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menghindari kerumunan, menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Berau, Drs. H. Iswahyudi, Apt., M.Kes., memberikan pengarahan dan ucapan selamat kepada tenaga kesehatan yang lolos CPNS semoga bisa bermanfaat, keberkahan ini jarang di rasakan orang lain, karena kalian dipilih dari banyak orang yang mendaftar maka anda harus bersyukur dengan cara bekerja dengan profesional dan mengabdi untuk kebaikan masyarakat dengan sebaik baiknya, jangan jadikan gaji sebagai goals kita, tapi bagaimana kerja kita itu dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, Kadinkes mengharapkan agar Berau ini tenaga kesehatan nya diseluruh daerah-nya terpenuhi dan tersebar dengan baik sehingga pelayanan kesehatan bisa kita berikan dengan baik.

Kepala dinas Kesehatan Kabupaten Berau juga berpesan, setelah tiba di daerah Wilayah kerja, bangun komunikasi dan hubungan yang baik dengan rekan kerja dan masyarakat di daerahnya, jika ada masalah harap menyelesaikannya dengan bijak, jangan menggunakan medsos untuk menyelesaikan masalah tapi coba selesaikan langsung dengan kepala UPT atau atasan kita bangun komunikasi yang baik dan budayakan laporan ke atasan atau bisa langsung ke dinas, untuk menyelesaikan masalah bersama.

Setelah ini akan ada agenda prajabatan sebagai PNS, untuk mengenal kan kewajiban PNS dan haknya, setelah selesai dari prajabatan baru bisa kita mendapatkan gelar PNS 100%, selain itu penilaian kinerja dari atasan juga menjadi poin tambahan untuk amanah PNS kita.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Berau, dr. Jimmi Adriani, M.AP, menambahkan bahwa sebagai tenaga abdi negara kita harus jaga etika, statement dan jaga nama baik kedinasan kita, sebagai abdi negara kita harus memperhatikan dan meningkatkan kedisiplinan kita, kita sebagai pelayan masyarakat, gaji itu hanya efek samping dari ke profesionalan kerja kita, kita harus ikhlas melayani, ikhlas bekerja ikhlas mengabdi, jadiah PNS berkualitas yang terus berinovasi, kalau pimpinan memberi tugas coba untuk berinovasi buat analisa agar kerja atau amanah yang di emban bisa dikerjakan dengan lebih baik. Kepada Adik-adik yang baru masuk harus terus bisa belajar dari lingkungan di puskesmas agar bisa berkolaborasi dengan baik dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan ke masyarakat. Tingkatkan bersama mutu pelayanan, karena di puskesmas sekarang sudah terakreditasi, akreditasi sama seperti ISO jadi kegiatan yang kita lakukan di wilayah kerja memiliki standar, dan setiap tindakan pasti ada SOP yang sudah di standarisasi, ada manual kerja-nya semua maka-nya kita harus bisa berkolaborasi dengan rekan kerja dan atasan kita di puskesmas dan wilayah ke dinasan kita. Kalaupun ingin berinovasi tetap sesuaikan standar, kita juga harus bisa berpikir sistematis, dan manajerial serta kita juga harus memikirkan outcome atau pengaruh baiknya ke masyarakat.  

Dalam pertemuan ini juga dilakukan simbolis penyerahan SK CPNS Tenaga Kesehatan Kabupaten Berau kepada 30 peserta CPNS Tenaga Kesehatan Berau yang diwakili oleh dua orang Tenaga Kesehatan.

Diakhir Pengarahan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Berau dr. Halijah Yasin menyampaikan bahwa dinas kesehatan memiliki lima bidang yang saling berkaitan dengan wilayah kerja di puskesmas yaitu Bidang Sekretariat, Bidang Pelayanan kesehatan, Bidang kesehatan masyarakat, Bidang SDK, Bidang P2P, Konsultasi kan semua masalah dengan dinas kesehatan untuk mencapai mutu pelayanan yang baik dan kerja profesional yang baik.

Penulis : Muhammad Taufik