Helda

Helda

Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau juga memberikan materi bagaimana cara mencuci peralatan masak yang benar, bagi para pengusaha catering dan warung tenda, dalam kursus hygiene sanitasi makanan dan minuman pada November dan Desember 2019 ini.

Dimulai dari pengertian mencuci peralatan yakni secara awam yang berarti relatif tidak sama ukuran bagi setiap orang, waktu, tempat, keadaan. Dan secara Hygiene artinya memenuhi persyaratan bersih yang telah diakui berdasarkan persyaratan bersih.

Hygiene bersifat universal artinya berlaku untuk setiap orang, waktu, tempat atau keadaan

  • Ada ukuran standar, setiap orang akan melihat sama
  • Bersih secara visual & ukuran standar
  • Total angka kuman 100/cm2   dari permukaan alat
  • Angka E. coli 0/cm2  permukaan alat

PRINSIP PENCUCIAN

  1. Tersedianya sarana pencucian
  2. Teknis pencucian
  3. Mengetahui dan mengerti maksud pencucian

SARANA PENCUCIAN

  1. Perangkat keras                                                 
  1. Bagian persiapan
  2. Bagian pencucian (3 bak)

- Pencucian                                                 

- Pembersihan                                                 

- Desinfeksi                                             

  1. Bagian pengeringan/penirisan

Perangkat lunak : air bersih, zat pembersih, bahan penggosok, desinfektan

TEHNIK PENCUCIAN

  1. Scraping (membuang sisa kotoran)                             
  1. Pisahkan segala sisa kotoran dari peralatan
  2. Masukan kotoran kedalam kantong plastik
  3. Jangan mencuci peralatan yg masih ada kotoran
  4. Flushing (merendam dalam air)
  5. Merendam seluruh permukaan peralatan dengan air b. Agar kotoran yang menempel mudah utk dibersikan                                                                       
  6. Penggunaan air panas akan lebih cepat dari pada air dingin.
  7. Washing (pencucian dg detergent)
  8. Menggosok & melarutkan sisa makanan dg detergent.                       
  9. Dapat menggunakan sabut, tapas, abu gosok, jeruk nipis. c.  Hindari penggunaan sabun biasa yg tidak melarutkan lemak                                                           
  10. Perhatikan bagian-bagian: kontak dg makanan, kontak dg tubuh, bagian yg tidak rata
  11. Rinsing (membilas)
  12. Gunakan air yg banyak dan mengalir
  13. Setiap alat digosok dengan tangan atau tapas sampai terasa kasat.
  14. Sebaiknya menggunakan air yg bertekanan
  15. Sanitizing/Desinfection

     Cara-cara desinfeksi yang umum :

  1. Rendam dengan air panas 1000C selama 2 menit
  2. Larutan chlor aktif (50 ppm)
  3. Udara panas (oven)
  4. Sinar UV (matahari pagi, 09.00-11.00) atau UV elektronik.
  5. Uap panas (steam) pada mesin cuci piring
  6. Toweling (mengeringkan)
  7. Penggunaan kain lap yang bersih untuk mengeringkan
  8. Dapat terjadi rekontaminasi
  9. Gunakan kain yg bersih atau steril atau single use
  10. Kain dicuci & disterilkan dg autoclave

TEST KEBERSIHAN

  1. Kebersihan fisik :

Peralat belum bersih sempurna jika :                            

  1. Tepung menjadi lengket jika ditaburkan pada peralatan
  2. Butiran garam menjadi lengket pada peralatan.                                                                 
  3. Tetesan air akan menumpuk/tidak pecah pada piring.
  4. Akan terjadi endapan pada tetesan alkohol
  5. Bila tercium bau amis
  6. terlihat kusam jika disinari.

 

JENIS BAHAN PENCUCI

  1. Detergent
  2. Detergent sintetis
  3. Detergent untuk mesin pencuci
  4. Sabun
  5. Pencuci abrasif

 

PENGGUNAAN DETERJENT & DESINFEKTAN

  • Dilakukan secara hati-hati
  • Perhatikan petunjuk pabrik ttg cara pengunaannya
  • Pengawasan penggunaan pada karyawan
  • Detergent yg bersifat asam harus ditangani lebih hati-hati
  • Ruang penyimpanan bahan pencuci harus tersedia cukup luas. (bangun banua)
Tanaman obat keluarga (TOGA) merupakan tanaman budidaya di rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Masih banyak orang yang menggunakan obat tradisional untuk menyembuhkan beberapa penyakit dengan cara menanam tanaman obat keluarga ini. Namun, lebih banyak juga orang yang menggunakan obat kimiawi untuk efek yang cepat, padahal, banyak kandungan kimia yang tidak kita ketahui di dalamnya. Kalau tanaman obat keluarga, sudah jelas semuanya natural serta dapat dikonsumsi dengan aman.
Membuat kebun kecil seperti menanam tanaman obat keluarga bukan merupakan hal yang susah untuk dilakukan. Kamu tidak memerlukan ruang yang besar, karena mereka tidak akan tumbuh besar dan memakan banyak tempat. Kamu juga tidak membutuhkan banyak wadah, yang kamu butuhkan adalah polybag atau pot kecil.
Selain menjadi mediasi pengobatan alami, kamu juga dapat menanam tanaman obat ini sebagai penghias pekarangan rumah untuk memberikan kesan sejuk dan segar. Jadi, ingin tahu apa saja jenis serta cara menanam tanaman obat keluarga di rumah? Simak di bawah ini!
Manfaat Tanaman Obat, Cara Menanam Tanaman Obat, dan Cara Pengobatan Tanaman Obat
1. Pare
 Sumber Gambar: Healthline
Jenis tanaman obat keluarga yang pertama ini memiliki banyak manfaat. Selain pengobatan penyakit tertentu, tanaman obat ini dapat kamu gunakan juga untuk lauk makanan sehari-hari. Tingkat kesesuaian pada tumbuhan ini cukup tinggi sehingga mudah untuk ditanam di mana saja, termasuk di lahan belakang atau pekarangan rumah kamu. Cara menanam tanaman obat keluarga ini juga mudah, lho. 
a. Manfaat Tanaman Obat Pare:
Selain dapat dijadikan hidangan lauk sehari-hari, pare memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Beberapa diantaranya adalah untuk mengobati gangguan pernapasan, mengobati diabetes, melindungi kehamilan, mengurangi sembelit, menjaga sistem kekebalan tubuh, serta untuk detoksifikasi. 
b. Cara menanam:
1. Persiapkan pupuk kandang dengan pupuk humus di wadah yang kamu sediakan, seperti polybag atau pot kecil.
2. Persiapkan biji pare yang sudah kamu siapkan.
3. Letakkan biji pare di campuran pupuk yang telah kamu sediakan tadi dan tunggu proses pertumbuhannya.
c. Cara pengobatan:
1. Persiapkan buah pare yang sudah kamu tanam dan sudah siap untuk dipanen.
2. Buang biji yang terdapat pada pare.
3. Cuci buah pare hingga bersih.
4. Potong-potong buah pare dan siapkan 2 gelas air untuk merebus potongan pare.
5. Rebus hingga sudah siap untuk diminum.
6. Minum air rebusannya sebanyak satu gelas perhari.
2. Kunyit
 Sumber Gambar: India Times
Tanaman obat kunyit ini bisa dibilang juga memiliki fungsi yang banyak. Selain menjadi tanaman obat, kamu dapat menggunakannya untuk dijadikan sebagai rempah bumbu dapur. Dengan rasanya yang tajam, makanan ini memiliki banyak manfaat dan khasiat. Cara menanam tanaman obat keluarga kunyit pun mudah.
a. Manfaat Tanaman Obat Kunyit:
Salah satu manfaat tanaman obat keluarga ini, yaitu dapat menyembuhkan penyakit sakit perut kembung untuk penderita dispepsia, atau mudahnya obat maag alami. Jika kamu sedang mengalami sakit perut akibat menstruasi, kamu juga dapat minum obat kunyit ini karena dapat meredakan nyeri, termasuk nyeri menstruasi. Selain itu, dengan cara menanam tanaman obat keluarga ini, manfaat tanaman obat lainnya adalah dengan mudah dapat mengobati diabetes tipe 2, tifus, disentri serta alzheimer. Untuk kecantikan, kamu dapat menghasilkan kulit yang halus dan mengurangi keputihan. 
b. Cara menanam:
1. Campurlah tanah dengan pupuk kompos dengan pupuk kandang. 
2. Masukkan ke dalam polybag atau pot yang sudah kamu sediakan.
3. Buatlah lubang lingkaran pada media tanam di polybag dengan kedalaman 8 cm. 
4. Masukkan masing-masing bibit kunyit kedalam lubang yang sudah disiapkan pada polybag.
5. Langkah terakhir adalah menyiram sedikit pada bagian lubang tadi.
c. Cara pengobatan:
1. Siapkan 4 gelas air dalam wadah, rebus sampai mendidih.
2. Parut kunyit yang sudah kamu bersihkan atau di-blender kalau perlu. 
3. Masukkan 1 sendok teh halusan kunyit ke air yang sedang mendidih.
4. Kecilkan api dan diamkan campuran tersebut tetap mendidih selama sekitar 10 menit.
5. Matikan api lalu saring air kunyit tersebut ke dalam gelas.
6. Kamu dapat menambahkan lemon, jeruk atau madu sesuai selera.
3. Temulawak
 Sumber Gambar: Tower Health
Jenis tanaman obat keluarga ini sudah melegenda sebagai ramuan jamu sejak dulu. Dengan khasiatnya yang banyak serta bermanfaat, kamu dapat mengonsumsi tanaman obat ini untuk berbagai macam penyakit. Jadi, kamu tidak akan menyesal menanam tanaman obat keluarga ini. 
a. Manfaat  Tanaman Obat Temulawak:
Temulawak sejak dulu memiliki fungsi untuk merangsang produksi cairan empedu di kantung empedu. Selain itu, juga dapat membantu pencernaan dan metabolisme makanan dalam tubuh. Tidak cuma itu saja, tanaman obat ini juga bisa mengatasi dispepsia, meningkatkan nafsu makan, dan membantu pencernaan.
b. Cara menanam:
1. Campurlah tanah dengan pupuk kompos dengan pupuk kandang. 
2. Masukkan ke dalam polybag atau pot yang sudah kamu sediakan.
3. Pakai bibit temulawak yang sudah tua untuk ditanam ke dalam pot.
4. Siram tanaman obat tersebut
c. Cara pengobatan:
1. Siapkan temulawak, buah asam jawa sebanyak seberat setengah dari herbal temulawak tersebut  serta gula jawa seperlunya saja.
2. Cuci terlebih dahulu temulawak menggunakan air dan kupas kulitnya.
3. Memarkan temulawak sampai pecah. .
4. Siapkan panci yang sudah diberi air bersih, dan tambahkan bahan lainnya.
5. Rebus hingga airnya tersisa kira-kira segelas air minum.
6. Dinginkan air rebusan, kemudian saring ke dalam gelas, dan minum air rebusan ini secara teratur tiap hari.
4. Lidah Buaya
 Sumber Gambar: Medical News Today
Siapa yang tidak tahu tentang tanaman obat ini? Jenis tanaman obat keluarga ini merupakan sejenis tumbuhan yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lamanya dan digunakan sebagai penyubur rambut, penyembuh luka, serta untuk perawatan kulit. Cara menanam tanaman obat ini juga mudah, walaupun khasiatnya banyak.
a. Manfaat Tanaman Obat Lidah Buaya: 
Mengetahui bahwa lidah buaya banyak memiliki manfaat untuk kesehatan kulit, salah satu manfaat untuk pengobatannya adalah mengatasi peradangan kulit yang iritasi. Selain itu, lidah buaya juga mengandung antioksidan yang dapat menangkal rangkaian radikal bebas. Kamu dapat mengatasi segala permasalahan kulit dari yang kering hingga berjerawat. Maka dari itu, penting untuk menanam tanaman obat keluarga lidah buaya ini sebagai perawatan kulit. 
b. Cara menanam:
1. Campurkan tanah dan pupuk ke dalam wadah berupa pot atau polybag.
2. Masukkan bakal tanaman obat lidah buaya ke dalam campuran tanah di dalam pot. 
3. Siram setiap hari agar terus subur serta terawat.
c. Cara pengobatan:
1. Petik daun lidah buaya yang sudah kamu tanam, lalu didihkan di dalam air selama beberapa menit. 
2. Tambahkan madu, lalu campurkan dalam air yang mendidih. 
3. Oleskan campuran ini pada kulit yang teriritasi. 
4. Biarkan lidah buaya pada kulit bekerja secara efektif. 
5. Jahe
 Sumber Gambar: Washington Post
Salah satu jenis tanaman obat keluarga ini sudah merupakan rempah yang terkenal di Asia Tenggara hingga sekarang. Bahkan juga sudah terkenal dan menyebar ke berbagai negara. Dengan aromanya yang khas, jahe juga digunakan untuk bahan masakan. Selain itu, banyak sekali manfaatnya untuk pengobatan beberapa penyakit. Cara menanam tanaman obat keluarga ini juga tidak sulit, lho. Lihat di bawah ini.
a. Manfaat Tanaman Obat Jahe:
Jika kamu merupakan orang yang mudah mual seperti masuk angin atau asam lambung, kamu dapat langsung menggunakan jahe sebagai obat tradisional perut mual. Selain itu, kamu dapat membantu proses detoksifikasi sehingga juga manjur untuk pencernaan, lalu dapat mencegah penyakit kulit, dan melindungi kamu dari tumor dan kanker. 
b. Cara menanam:
1. Persiapkan campuran pupuk humus dengan kandang dengan perbandingan 1:1. 
2. Masukkan ke dalam pot atau wadah.
3. Letakkan beberapa jahe di bawah permukaan tanah.
4. Siram tanaman obat ini secukupnya, pastikan apabila hujan, tidak terguyur banyak air. 
c. Cara pengobatan:
1. Panen jahe yang sudah kamu tanam dan rawat.
2. Kupas jahe, lalu cuci hingga jahe bersih. 
3. Iris jahe, lalu sisihkan terlebih dahulu untuk membuat campuran lainnya.
4. Parut buah lemon, lalu sisihkan juga. 
5. Didihkan air tersebut, setelah itu langsung masukkan jahe dan parutan lemon. Biarkan hingga 5 menit.
6. Saring air lemon dan jahe yang sudah mendidih.
7. Campur air lemon serta jahe tersebut dengan madu. 
8. Lalu didihkan campuran tersebut lagi dan aduk hingga mendidih.
9. Diamkan hingga dingin, lalu simpan pada botol dan masukkan ke dalam kulkas. Sirup obat jahe siap digunakan kapan saja ketika dibutuhkan. 
6. Kencur
 Sumber Gambar: Jesmond Fruit Barn
Dengan cara menanam tanaman obat keluarga ini, selain untuk bumbu masakan, kamu dapat menggunakannya untuk banyak pengobatan beberapa penyakit. Atau bahkan untuk perawatan kesehatan umum setiap harinya. Kamu bisa mengkonsumsi kencur secara rutin dengan menjadikan ini sebagai tanaman obat keluarga di pekarangan rumah kamu untuk mempermudah kebutuhan kamu. Lihat di bawah ini untuk manfaat tanaman obat keluarga kencur.
a. Manfaat Tanaman Obat Kencur:
Manfaat dari menanam tanaman obat keluarga kencur ini sendiri untuk kesehatan adalah mengobati batuk, anti peradangan lambung dan melancarkan haid. Kamu juga dapat menambah nafsu makan kamu dan mengatasi diare. Terdapat beberapa manfaat untuk kesehatan kulit seperti mengobati luka dan perawatan kulit yang berjerawat. 
b. Cara menanam:
1. Persiapkan campuran pupuk humus dan kandang dengan perbandingan 1:1. 
2. Masukkan campuran tersebut ke dalam pot atau wadah.
3. Potong rimpang dari kencur.
4. Letakkan potongan kencur di bawah permukaan tanah.
5. Siram tanaman obat ini secukupnya, pastikan apabila hujan, tidak terguyur banyak air.
c. Cara pengobatan:
1. Siapkan kencur yang sudah panen dan cuci bersih kencur, lalu buang kulitnya.
2. Parut kencur hingga halus, peras dan gunakan airnya.
3. Tambahkan dengan air sesuai takaran sendiri agar rasa kencur tidak tajam. 
4. Rebus air  terlebih dahulu agar terasa lebih hangat dan campur dengan sedikit garam dan madu untuk memberikan rasa manis
5. Aduk semua ramuan tersebut hingga merata.
6. Minum ramuan tradisional dari kencur ini 2 kali sehari setiap selesai sarapan dan sebelum tidur.
7. Sirih
 Sumber Gambar: Organic Facts
Jenis tanaman obat keluarga ini juga merupakan tanaman obat keluarga yang wajib harus ditanam. Tanaman obat ini berguna bagi kesehatan, bahan kosmetik, dan pemberi bumbu masakan. Dengan banyak khasiat dan manfaatnya, kamu dapat menanam tanaman obat keluarga ini dengan mudah. 
a. Manfaat Tanaman Obat Sirih
Manfaat dari menanam tanaman obat keluarga sirih ini yang paling utama dan terkenal adalah untuk mempercepat penyembuhan luka, sekaligus meredakan nyeri. Kamu juga dapat menyembuhkan macam sakit tenggorokan sehingga menenangkan rasa tersebut. Selain itu, kamu dapat menggunakan ini sebagai obat kelamin juga, untuk pria, kamu dapat menggunakan sirih untuk mengobati disfungsi ereksi, dan untuk wanita, kamu dapat mengonsumsi nya untuk mengurangi produksi keputihan. 
b. Cara menanam:
1. Pilihlah serai dengan batang yang segar dan cukup tua.
2. Potonglah daun serai dan sisakan batang sepanjang 20 hingga 30 cm dari pangkalnya.
3. Lalu sediakan air putih, bekas botol kemasan, atau wadah bening lainnya, selama kamu masih bisa melihat serai di dalam wadah.
4. Rendam batang serai sekitar tinggi air 10 hingga 15 cm, tunggu 10 hingga 15 hari. Tunggu dan saksikan apakah sudah tumbuh akarnya.
5. Jika selama 15 hari sudah terdapat akar, maka kamu langsung dapat meletakkan batang serai tersebut ke pot atau polybag.
c. Cara pengobatan:
1. Siapkan rebusan air dan diamkan hingga mendidih.
2. Potong ujung akar batang serai dan singkirkan semua daun di bagian luar batang.
3. Geprek batang serai dengan menggunakan ulekan.
4. Ikat serai seperti dan letakkan ke dalam cangkir bersama dengan kayu manis.
5. Tuang air mendidih ke dalam cangkir.
6. Taruh kantong teh ke dalamnya dan keluarkan saat air sudah berubah menjadi warna cokelat.
7. Untuk tambahan rasa, tambahkan madu dan air jeruk nipis, dan aduk rata.
8. Sajikan selagi hangat.
8. Belimbing Wuluh
 Sumber Gambar: National Geographic – Grid
Jenis tanaman obat keluarga ini memiliki rasa asam untuk bumbu makanan atau untuk rujak. Namun, banyak yang menggunakannya sebagai tanaman obat keluarga karena banyak kandungan yang sehat dan berguna untuk mengobati berbagai macam komplikasi atau penyakit. 
a. Manfaat Tanaman Obat Belimbing Wuluh:
Nah, manfaat dari belimbing wuluh ini memiliki kandungan vitamin C yang sangat tinggi sehingga memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat. Selain itu, kamu dapat mengobat sakit batuk, sakit gigi, dan diabetes. Kamu juga dapat menggunakan ini untuk mengobati sariawan, penyakit kulit seperti panu, dan jerawat juga. Banyak, kan, khasiatnya?
b. Cara menanam:
1. Pilih pohon belimbing wuluh yang terbukti sehat melalui lebatnya tanaman tersebut.
2. Raih dan potong salah satu batangnya. Batang harus tidak terlalu muda dan juga jangan terlalu tua.
3. Rendam batang yang dipotong ke dalam larutan perangsang. Akan terjadi pertumbuhan akar selama 1 malam.
4. Siapkan pot atau polybag, isi dengan campuran tanah dan pupuk kandang.
5. Tancapkan potongan batang belimbing wuluh langsung pada tanah media yg sudah disiapkan.
6. Lakukan penyiraman secara rutin agar tanaman obat tersebut lembab tidak kering.
c. Cara pengobatan:
1. Jika buah belimbing wuluh sudah panen, siapkan buah, bunga, dan daunnya.
2. Cuci buah, bunga, dan daun hingga bersih. 
3. Rebus air hingga mendidih dan masukkan buah, bunga, dan daun ke dalam rebusan air selama setengah jam.
4. Saring air rebusan dan konsumsi air tersebut untuk menyembuhkan sakit tenggorokan. 
9. Daun Dewa
 Sumber Gambar: Malang Today
Daun Dewa sudah banyak dikenali oleh banyak orang sebagai tanaman obat herbal. Karena manfaatnya yang banyak, tanaman obat keluarga ini sekarang tersedia dalam bentuk kapsul atau serbuk. Tapi, perlu diingat lagi bahwa terdapat kandungan kimiawi yang tidak diketahui. Maka dari itu, lebih baik menanam tanaman obat keluarga seperti daun dewa di bawah ini. 
a. Manfaat Tanaman Obat Daun Dewa:
Manfaat tanaman obat keluarga ini yang memiliki klaim banyak khasiatnya adalah dapat meredakan nyeri, radang, melancarkan aliran darah yang tersumbat, menurunkan darah tinggi, dan membantu detoksifikasi. Selain itu, tanaman obat ini juga berguna untuk kamu yang menderita kencing manis atau diabetes.
b. Cara menanam:
1. Siapkan batang daun dewa berukuran 15 hingga 20 cm.
2. Potong miring bagian bawah batang agar tempat tumbuh akarnya lebih luas.
3. Buat media tanaman yang berasal dari tanah dan pupuk kandang, dengan perbandingan sesuai takaran sendiri.
4. Tanam batang tersebut hingga sepertiga tubuh batang berada di dalam tanah.
5. Siramlah secara rutin.
c. Cara pengobatan:
1. Siapkan 5 helai daun dewa dan dicuci.
2. Siapkan air panas yang sudah mendidih dan masukkan ke dalam gelas.
3. Masukkan 5 helai tersebut ke dalam gelas dengan air panas tersebut, seduh hingga cukup.
4. Setelah itu, ramuan siap digunakan. Minum setiap satu kali dalam sehari saja.
10. Seledri
 Sumber Gambar: Grow Organic
Sama seperti manfaat tanaman obat keluarga lainnya, seledri selain menjadi obat untuk penyakit, bisa juga digunakan untuk bumbu masakan. Selain itu, banyak juga yang mempergunakan seledri sebagai asupan diet karena kandungan kalori daun seledri yang sedikit, yaitu 16 kalori per 100  gram dan belum lagi kandungan lainnya seperti zat besi, vitamin A, vitamin C, vitamin B1, kalium, dan mineral. Jadi, tidak heran apabila banyak orang yang menanam tanaman obat keluarga ini untuk kegunaan sendiri atau bisnis.
a. Manfaat Tanaman Obat Seledri:
Manfaat daun seledri yang lain adalah untuk menurunkan darah tinggi, menenangkan syaraf, meredakan stress, menurunkan berat badan dengan mengatasi masalah perut dan sembelit. Selain itu, kamu juga dapat menurunkan kolesterol juga. 
b. Cara menanam:
1. Siapkan biji seledri, rendam terlebih dahulu dalam air hangat selama 1 jam. 
2. Lalu, biji akan kamu semai ke bedengan yang merupakan campuran tanah dengan kompos dengan perbandingan 2:1.
3. Beri naungan dengan plastik bening untuk melindungi tanaman obat ini dari air hujan dan paparan terik matahari secara langsung.
4. Buat alur galiran di atas bedengan sedalam 0,5 cm dan jarak antara alur 10-20 cm. 
5. Tebar benih ke alur tersebut dan tutup tipis dengan lapisan tanah dan siram untuk kelembabannya. 
6. Setelah sebulan, kamu akan melihat pertumbuhan daun dan siap dipindahkan ke polybag atau pot.
c. Cara pengobatan:
• Persiapkan 2 batang seledri besar atau 4 batang seledri kecil dari tanaman obat yang telah panen dengan 1 sdm madu dan lemon, dan air dingin secukupnya. 
• Masukkan semua bahan ke dalam blender.
• Blend hingga semua bahan tercampur dan halus. 
• Jus seledri siap diminum. Kamu dapat meminumnya sehari sekali setiap pagi untuk detoksifikasi tubuh.
Menanam tanaman obat keluarga merupakan hal yang sangat mudah untuk dilakukan. Selain untuk obat, kamu juga dapat menggunakan tanaman obat keluarga untuk memasak dan menghias rumah kamu. Pastikan kamu mengikuti prosedur di atas tersebut untuk mendapatkan hasil yang maksimal, dan tentunya dijalankan dengan perawatan yang dibutuhkan.(tokopedia/bangun banua)
HYGIENE atau kebersihan perorangan merupakan kunci kebersihan dalam pengolahan makanan. pemahaman ni diberikan kepada pemilik warung tenda dan pengelola jasa catering yang ada di Kabupaten Berau. Sebelumnya Dinas Kesehatan memberikan  kursus Hygiene Sanitasi Makanan dan Minuman kepada pengelola warung tenda dan jasa catering yang ada di Kabupaten Berau.
Masyarakat, peserta pengelola warung tenda an jasa catering harus memiliki gaya hidup bersih dan sehat . Pengelola warung dan jasa catering harus mengetahui sumber cemaran dari tubuh.
Apa saja sumber cemaran ? yakni dari hidung,telinga, isi perut, dan kulit.
Sumber cemaran dari tubuh harus selalu dijaga kebersihannya, sumber lainya seperti luka terbuka atau koreng, sehingga harus ditutup dengan plester tahan air, atau bisul ,nanah juga ditutup dengan plester. Kemudian rambut terutama bagian depan agar tidak terurai.
Cara menjaga keersihan diri atau perorangan, yakni mandi  teratur dengan saun dan air bersih teratur. 
Berpakaian bersih , menyikat gigi dengan sikat dan pasta gigi. Membersihkan lubang hidung, telinga dan sela kuku secara rutin, membuang kotoran ditempat yang sesuai syarat kesehatan dan mencuci tangan dengan sabun. Adapun sumber cemaran karena perilaku, seperi tangan kotor, batuk bersin, percikan ludah, menyisih rambut dekat makanan, dan persiasan yang dipakai merupakan sarang kotoran dari debu, keringat . saat memasak sebaiknya tidak mengenakan perhiasan termasuk cat kuku luntur.
 Perlakuan untuk mencegah cemaran, jaga kebersihan tangan, sebelum menjamah makanan cuci tangan pakai sabun , atau sebelum meraik makanan, memegang peralatan makan. Atau sebelum makan  , atau pekerjaan seperi menyetir dan bersalaman. Merokok , memindahkan bakter, kuman dari mulut ke tangan, abu rokok jatuh ke dalam makanan, bau asap rokok dapat meresap ke dalam makanan.
Pada kesimpulannya dilarang merokok dan meludah di empat mengolahan makanan, mengaruk dan mencungkil, meggosok bagian tubuh seperti kepala,mulut, gigi, mata hidung kuping ketika menyiapkan makanan. Cuci tangan terutama setelah BAB dan BAK, dilarang memegang memindahkan, mecicipi makanan tanpa alas.(Bangun Banua)
ADA bebeapa hal yang harus diperhatikan oleh masyarakat yang menggunakan tanman obat (toga) yakni kebenaan bahan, ketepaan dosis, keepaan cara penggunakaan dan ketepatan waktu dalam penggunaan.
Hal ini diungkapkan Sitti Zakiah Keala Seksi Yakestrad pda Pelayanan Kesehatta Dinas Kesehatan Kabupaee Berau, dalam sosialiasinya mengunaan tanaman obat keluarga.
Adapun alat yang digunakan untuk merebus bahan, sebut Zakiah panci atau periuk buat dari bahan tanah, stainles steel, gelas atau kaca. Pengaduk dari bahan kayu , kemudian saringan dari bahan plastik , kain atau nilon.
“Jangan meggunakan bahan peralatan pembuatan rebus tanaman obat keluarga, dari bahan  timah, tembaga atau aluinium. “ kataya.
Mengapa ? dijelaskan bahwa bahan tersebu mudah bereaksi dengan tanaman obat yang berakibat dapat meracuni atau menjadi toksik, dan dapat mengurangi khasiat tanaman obat (bangun banua)
ADA bebeapa hal yang harus diperhatikan oleh masyarakat yang menggunakan tanman obat (toga) yakni kebenaan bahan, ketepaan dosis, keepaan cara penggunakaan dan ketepatan waktu dalam penggunaan.
Hal ini diungkapkan Sitti Zakiah Keala Seksi Yakestrad pda Pelayanan Kesehatta Dinas Kesehatan Kabupaee Berau, dalam sosialiasinya mengunaan tanaman obat keluarga.
Adapun alat yang digunakan untuk merebus bahan, sebut Zakiah panci atau periuk buat dari bahan tanah, stainles steel, gelas atau kaca. Pengaduk dari bahan kayu , kemudian saringan dari bahan plastik , kain atau nilon.
“Jangan meggunakan bahan peralatan pembuatan rebus tanaman obat keluarga, dari bahan  timah, tembaga atau aluinium. “ kataya.
Mengapa ? dijelaskan bahwa bahan tersebu mudah bereaksi dengan tanaman obat yang berakibat dapat meracuni atau menjadi toksik, dan dapat mengurangi khasiat tanaman obat (bangun banua)
ADA bebeapa hal yang harus diperhatikan oleh masyarakat yang menggunakan tanman obat (toga) yakni kebenaan bahan, ketepaan dosis, keepaan cara penggunakaan dan ketepatan waktu dalam penggunaan.
Hal ini diungkapkan Sitti Zakiah Keala Seksi Yakestrad pda Pelayanan Kesehatta Dinas Kesehatan Kabupaee Berau, dalam sosialiasinya mengunaan tanaman obat keluarga.
Adapun alat yang digunakan untuk merebus bahan, sebut Zakiah panci atau periuk buat dari bahan tanah, stainles steel, gelas atau kaca. Pengaduk dari bahan kayu , kemudian saringan dari bahan plastik , kain atau nilon.
“Jangan meggunakan bahan peralatan pembuatan rebus tanaman obat keluarga, dari bahan  timah, tembaga atau aluinium. “ kataya.
Mengapa ? dijelaskan bahwa bahan tersebu mudah bereaksi dengan tanaman obat yang berakibat dapat meracuni atau menjadi toksik, dan dapat mengurangi khasiat tanaman obat (bangun banua)
Akupresur merupakan teknik pengobatan tradisional dari Tiongkok. Teknik ini mirip dengan akupunktur, namun tidak menggunakan jarum. Akupresur diduga memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan, seperti membantu meningkatkan sirkulasi darah, merangsang sistem saraf, serta membuat tubuh menjadi rileks dan lebih bertenaga.
Akupresur telah digunakan sejak ribuan tahun lalu di Tiongkok. Akupresur dilakukan dengan cara memberikan tekanan di bagian tubuh tertentu. Tekanan ini bisa diberikan melalui siku, tangan, atau alat bantu khusus, namun tidak menggunakan jarum. Karena itu, akupresur sering kali dinamakan akupunktur tanpa jarum.
 Sama seperti akupunktur, pengobatan ini juga dipercaya baik untuk merelaksasi dan mengobati beragam jenis penyakit.
Ada ratusan titik akupresur di permukaan tubuh, namun titik yang umum digunakan antara lain:
LR-3 atau titik hati 3. Titik ini berada bagian lunak di antara ibu jari kaki dan jari kedua pada kaki.
LI4 atau titik usus besar berada di jari tangan. Posisinya di bagian lunak antara jari telunjuk dan ibu jari.
SP-6 atau titik limpa 6. Titik ini berada sekitar tiga jari di atas pergelangan kaki, tepatnya pada bagian lunak atau otot betis bagian bawah.
Manfaat Akupresur Untuk Tubuh
Dalam ilmu pengobatan tradisional Tiongkok, ada teori yang menyebutkan bahwa munculnya suatu penyakit disebabkan oleh adanya gangguan aliran energi yang disebut "chi” di dalam tubuh. Akupresur bekerja dengan cara membebaskan sumbatan energi tersebut.
Teknik akupresur yang menekan titik-titik tertentu pada tubuh dipercaya bisa mengatasi penyumbatan aliran energi dan mengembalikan keseimbangan energi di tubuh Anda.
Berikut ini adalah beberapa manfaat akupresur yang perlu Anda ketahui:
1. Meredakan rasa sakit
Akupresur bisa meredakan rasa nyeri, seperti nyeri punggung, sakit kepala, atau nyeri pasca operasi, dengan cara memancing tubuh untuk memproduksi  hormon endorfin. Hormon inilah yang akan mengurangi rasa sakit, sekaligus menimbulkan perasaan positif.
2. Membantu meringankan efek samping kemoterapi
Pasien yang menjalani kemoterapi sering kali merasakan mual, lemas, mudah lelah, atau bahkan stres.
Akupresur dipercaya dapat meringankan stres, mual, meredakan rasa sakit, meningkatkan energi, dan mengatasi konstipasi yang mungkin terjadi sebagai efek samping kemoterapi.
3. Meredakan stres dan rasa cemas
Kecemasan, stres, dan depresi adalah gangguan psikologis yang umum terjadi. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat mengganggu kesehatan, serta mengurangi kualitas hidup.
Pada suatu penelitian, diketahui bahwa pasien yang menjalani pengobatan untuk mengatasi depresi dan cemas, mengalami perbaikan gejala setelah mendapatkan terapi tambahan berupa akupresur selama beberapa bulan.
Akupresur juga terlihat dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan pada pasien yang akan menjalani prosedur medis tertentu, seperti cuci darah.
4. Memperbaiki kualitas tidur
Susah tidur dapat membuat tubuh terasa tidak berenergi, sulit berkonsentrasi, dan mengantuk saat bekerja. Untuk membantu mengatasinya, terapi akupresur mungkin dapat membantu. Hal ini diduga terkait efek endorfin yang dilepaskan tubuh ketika menjalani terapi akupresur.
Selain beberapa manfaat di atas, akupresur juga diduga baik untuk membantu mengurangi nyeri otot dan sendi, seperti pada penyakit arthritis.
Meskipun umumnya cukup aman, terapi alternatif ini dapat menimbulkan nyeri dan memar di titik yang ditekan. Saat hendak mencoba terapi akupresur, pastikan Anda memilih terapis yang telah berpengalaman dan memiliki kompetensi di bidang ini. Jika Anda ragu, konsultasikan dahulu kepada dokter sebelum mencoba terapi akupresur.(Bangun Banua)
YANKESTRAD yang merupakan kepanjangan dari Pelayanan Kesehatan Tradisional. Yankestrad pda Dinas Kesehatan Kabupaten Berau , pada Sabtu dan Minggu (8-9/12) kemarin  mensosialisasikan tanaman obat keluarga (toga), di kecamatan Batu Putih dan Biduk Biduk. 
Apa sih tanaman obat keluarga itu ?
Tanaman obat keluarga atau toga merupakan tanaman hasil budidaya rumah yang berkhasiat sebagai obat.  Tanaman obat keluarga ditanam di sekitar rumah seperti di halaman, kebun, atau ladang bahkan ada yang ditanam di dalam pot. Tanaman obat dikenal juga dengan istilah apotik hidup karena dengan menanam tanaman obat tersebut kita seperti memiliki apotik sendiri.
Setiap bagian dari tanaman obat umumnya bisa dimanfaatkan mulai dari daun, batang, buah, kulit, biji, akar, dan umbi. Setiap bagian tersebut memiliki khasiat tersendiri yang bisa diolah, diracik, dan dikonsumsi dalam berbagai bentuk antara lain menjadi bumbu dapur, obat oles, hingga ramuan jamu yang dapat diminum. Manfaat memiliki tanaman obat antara lain untuk mencegah timbulnya penyakit, mengobati gejala gangguan kesehatan, bermanfaat bagi kesehatan kulit dan rambut, meningkatkan sistem imun, elancarkan sistem peredaran darah, serta menghangatkan tubuh.
Ada baiknya kita memiliki tanaman obat di rumah, baik yang bisa ditanam di halaman rumah atau di alam pot-pot kecil, untuk memenuhi kebutuhan keluarga akan obat-obatan. Apalagi kita tinggal di Indonesia yang kaya akan sumber tanaman obat yang bisa kita budidayakan sendiri. Selain itu tanaman obat dapat menjadi tanaman hias yang dapat mempercantik rumah kita. Berikut ini beberapa jenis dan manfaat tanaman obat yang dapat kita budidayakan sendiri:
Jahe, cukup populer sebagai minuman untuk menghangatkan tubuh. Sebagai obat, baik yang diminum ataupun yang dioles, jahe dapat mengatasi masuk angin, sakit kepala,  masalah pencernaan seperti sakit perut atau mual, dan dapat mengurangi batuk.
Kunyit, bermanfaat untuk mengatasi masalah maag dan gangguan pencernaan, menurunkan kadar lemak dan kolesterol, pencegahan penyakit kanker, serta dapat digunakan untuk mengobati luka dan menghilangkan gatal pada kulit.
Kencur, selain sebagai bumbu dapur, berkhasiat untuk mengatasi batuk, diare, demam, dan sakit gigi. Kencur juga bermanfaat untuk memperlancar haid, menghilangkan rasa lelah, meningkatkan nafsu makan dan bahkan dapat mengobati cedera otot.
 Daun Sirih. Tentu kita sering mendengar tradisi menyirih yaitu kebiasaan mengunyah sirih untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Hal ini sudah dilakukan sejak jaman leluhur kita dan tradisi menyirih ini terbukti secara medis dapat menghambat pertumbuhan bakteri dalam mulut. Selain itu daun sirih dapat mengatasi masalah mimisan, sakit gigi, dan masalah bau badan.
Kumis Kucing, sebagai tanaman obat bersifat diuretic yang memicu peningkatan produksi urine sehingga bermanfaat untuk mencegah dan mengatasi masalah infeksi kandung kemih, masalah kencing batu dan infeksi ginjal. 
Lidah Buaya, bisa digunakan untuk mengatasi masalah kulit seperti mengobati luka dan luka bakar, mengatasi masalah jerawat di muka dan menghilangkan flek hitam pada wajah. Untuk mengatasi masalah rambut, lidah buaya dapat mencegah gatal, ketombe, dan mengurangi rambut rontok. Dalam mengatasi dan mencegah penyakit, lidah buaya dapat melancarkan peredaran darah, meringankan sembelit, anti peradangan, dan mengurangi tekanan darah tinggi.(Bangun Banua)
Dinas Kesehatan Kabupaten Berau memberikan pemahaman kepada masyarakat , pengelola warung tenda dan peneeola jasa catering mengenai proses masak memasak. Ini dipaparkan dalam kursus hygiene sanitasi makanan dan minuman pada bulan november dan Desember ini.
Diungkapkan bahwa makanan segar jika dimasak dan dimakan dalam keadaan panas tidak akan menimbulkan penyakit akibat mikroba.
Banyak pula bahan makanan yang telah terkontaminasi pada saat penanaman, panen dan diperjualbelikan. Dan makanan perlu dimasak dengan teliti dan hati hati termasuk penyimpanannya.
Mengetahui dan memahami proses masak memasak yang  sehat agar peserta mampu dan mau melaksanakannya dalam  kehidupan sehari hari .
Diharapkan peserta termotivasi untuk  mendorong orang lain di sekitarnya agar melaksanakan pengelolaan makanan yang baik dan benar.
Menemukan titik titik  rawan yang  perlu diperhatikan dengan  seksama pada setiap tahap proses pemasakan.
Dalam ruang lingkup memasak, ada empat proses yakni peracikan, pengolahan atau pemasakan, penempatan sementara dan penyajian.
Dalam peracikan proses pencucian bahan makanan, seperti buah dan sayur diuci dahulu kemudian dipotong . 
Untuk sayuran yang berlapis, dicuci satu persatu dengan air yang mengalir untuk menghilangkan pestisida atau telur cacing dan lain lain.
  
Makanan yg dimakan mentah dicuci dengan lar PK 0,02% 2 menit atau kaporit 70%, kmd dibilas dg air matang yg sdh dingin atau disiram dg air panas (80-100C) 1-5 detik/dibilas sekilas lewat saja
Bahan makanan yang sudah dicuci ditempatkan dalam  wadah bersih dan terlindung dari serangga dan tikus.
Dalam pemotongan, pisau yang dipakai untuk memotong bahan mentah tidak boleh dipakai untuk memotong bahan atau makanan yang telah matang. Pengolahan normal, proses memasak dengan suhu panas agar matang sempurna,
Pemanasan cepat , Panas tinggi,tekanan tinggi, sinar infra merah frek gelombang  tinggi.
Oven tradisional, conventional oven, microwave oven, uap tekanan tinggi. Kemudian pemanasan lambat
Listrik, kompor biasa Mudah mengandung risiko tinggi, harus dimakan segera dalam keadaan panas. 
Ada pemasakan yang membahayakan, yak ni pemasakan yang tidak sempurna , sehingga ada peluang bakteri berkembang biak sehingga menimbulkan penyakit bawaan makanan.
Pemanasan ulang masakan harus dilakukan dengan sempurna pada bagian ddalam harus pada suhu tekanan yang optimal , (titik didik) dibiarkan selama 2 menit.
Tidak dilakukan pemanasan dua kali, mengapa ?
Karena kadar gizi menjadi berkurang, kadar volume makanan berkurang dan makan bisa mengandung toksin.
Pengunaan media memasak, ada tiga yakni merebus , membakar dan mengoreng.
Untuk merebus , dimasak dengan cara mengunakan air mendidih dengan cara direndam. Beberapa zat gizi hilang dipengaruhi volume air.Bahaya darikondeat uap air.
Membakar, makanan kontak langsung dengan api dan mengeluarkan asap yang mengandung uap  air, lemak dan sebagainya.
Pembakaran lebih baik dilakukan dari atas karena lemar yang keluar tidak terbakar dan asap tidak masuk ke makanan lagi.
Kemudian memasak dengan menggoreng, diproses menggunakan minyak sebagai media, dan proses yang terjadi menghasilkan uap air , assap , oksigen dan kerak. Dan mengoreng secara tertutup lebih baik karena oksien akan diangkap kembali oleh minyak, sehingga berpebgaruh terhadap rasa makanan.
Untuk mengurassi keusakan minyak akibat panas, maka panas harus disebarluaskan secara merata (api kecil atau sedang) .
Untuk penempatan sementara, pd bahan makanan yang sudah pembersihan namun belum diolah,. 
Erpisah dari makanan matang/siap santap, untuk daging , ikan , udang dengan suhu 5 derajat celsius, 
Untuk elur, susu dan hasil lahan 5-7 derajat. Dan sayurran buah dan makanan kaleng  7-10 derajat celcius.
Utukmakanan matang, dalam wadah tertutup pada suhu yang tepat, tidak mencampur makanan baru dengan yang rusak.
Proses terakhir adalah penyajian, dalam penyajian ini , wadah harus bersih dan kering , letak wadah hrus dekat dengan tempaat pengisian untuk pengangkuan 
Makanan yang masih lama penyajiannya isimpn dalam suhu 60 derajat celcius (untuk makanan panas) dan 10 derajat untuk makanan dingin .
Untuk makanan kaleng, harus segera dihabiskan dan tidak oleh disimpan dalam kaleng terbuka.ugkusknon plsstik tidak boleh ditiup dan pralatan atau wadah harus bersih dan higienis. (Bangun Banua)
TANJUNG REDEB-
Pelayanan Kesehatan Tradisional yang berada di bawah Yankes (Pelayanan Kesehatan) Dinas Kesehatan Kabupaten Berau, mensosialisasikan manfaat tanaman obat keluarga serta akupresure di dua kecamatan yakni Batu Putih dan Biduk Biduk pada Minggu – Senin (8-9/12).
Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Tradisional (Yankestrad) Sitti Zakiah, memaparkan begitu besarnya manfaat tanaman obat keluarga (toga) dan akupresure . Peserta sosialisasi ini terdiri dari PKK (pemberdayaam kesehatan keluarga) , kader asuhan mandiri toga, guru sekolah dan masyarakat.
Untuk sakit yang ringan, sebut Sitti Zakiah tanaman obat keluarga, bisa dimanfaatkan seperti jahe, kunyit, kencur, kumis kucing, sirih dan lidh buaya.
Budidaya anaman ini tidaklah sulit, bisa di tanaman di pekarangan rumah atau di pot pot bunga pun bisa. Tanaman obat dikenal juga dengan istilah apotik hidup karena dengan menanam tanaman obat tersebut kita seperti memiliki apotik sendiri.
Didorong kepada masyarakat baik itu di Biduk  maupun Batu Putih agar memiliki kelompok asuhan mandiri toga (asman toga) . atau minimal ibu rumah tangga memiliki apotik hidup di pekarangan rumah masing masing, mengigat manfaat tanaman obat tersebut .
Selain tanaman obat , masyarakat baik itu di Kecamatan Batu Putih ataupun Biduk Biduk dikenalkan dengan Akupresure.
Dijelaskan bahwa akupresur merupakan teknik pengobatan tradisional dari Tiongkok. Teknik ini mirip dengan akupunktur, namun tidak menggunakan jarum. Akupresur memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan, seperti membantu meningkatkan sirkulasi darah, merangsang sistem saraf, serta membuat tubuh menjadi rileks dan lebih bertenaga.
Akupresur dilakukan dengan cara memberikan tekanan di bagian tubuh tertentu. Tekanan ini bisa diberikan melalui siku, tangan, atau alat bantu khusus, namun tidak menggunakan jarum. Karena itu, akupresur sering kali dinamakan akupunktur tanpa jarum.
Dalam sosialisasi , yankestrad juga mempraktekkan mengenai akupresure kepada peserta. Namun juga dijelaskan jika ingin mengunakan jasa akupresure haruslah dengan terapis berpengalaman. (bangun banua)