Dinas Kesehatan Berau Tetapkan Pemenang Lomba Inovasi Program Gizi Tahun 2025
Berau — Dinas Kesehatan Kabupaten Berau secara resmi menetapkan Pemenang Lomba Inovasi Program Gizi di Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Berau Tahun 2025 melalui Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Berau Nomor 74 Tahun 2025 tanggal 17 Desember 2025.
Lomba ini diselenggarakan sebagai upaya mendorong peningkatan capaian program gizi melalui pengembangan inovasi layanan kesehatan, khususnya di tingkat Puskesmas. Penilaian dilakukan oleh Tim Penilai Lomba Inovasi Program Gizi Tahun 2025 berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.
Berdasarkan keputusan tersebut, berikut daftar pemenang Lomba Inovasi Program Gizi Tahun 2025:
Juara I diraih oleh Puskesmas Kelay dengan inovasi GERADAK POS (Gerakan Aktif Datang ke Posyandu).
Juara II diraih oleh Puskesmas Kampung Bugis melalui inovasi KOBAGI (Konsultasi Online Balita Gizi).
Juara III diraih oleh Puskesmas Batu Putih dengan inovasi POSDIGI (Posyandu Digital).
Harapan I diraih oleh Puskesmas Biatan Lempake melalui inovasi Operasi Bangku Baru (Operasi Timbang & Ukur Bayi/Balita di Rumah).
Harapan II diraih oleh Puskesmas Merancang Ulu dengan inovasi Posyandu Pattung “KAT” (Kawasan Adat Tertinggal).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Berau menyampaikan apresiasi kepada seluruh Puskesmas yang telah berpartisipasi dan menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan program gizi. Menurutnya, inovasi merupakan kunci penting dalam menjawab tantangan permasalahan gizi di masyarakat.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh Puskesmas yang telah berinovasi dan bekerja dengan sepenuh hati dalam pelaksanaan program gizi. Inovasi-inovasi ini lahir dari kepedulian dan komitmen untuk melayani masyarakat dengan lebih baik. Kami berharap praktik baik ini terus dilanjutkan dan dikembangkan, sehingga secara nyata dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Berau,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Berau.
Lebih lanjut disampaikan bahwa inovasi-inovasi terpilih diharapkan dapat menjadi praktik baik (best practice) yang dapat direplikasi dan dikembangkan di wilayah lain. Dengan demikian, pelayanan gizi kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan.
Dinas Kesehatan Kabupaten Berau berkomitmen untuk terus mendorong budaya inovasi di seluruh lini pelayanan kesehatan sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat Berau yang sehat dan berkualitas.
