Kolaborasi Lintas Sektor, Fondasi Pembangunan Kesehatan Berau
Pembangunan kesehatan merupakan salah satu pilar utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Kompleksitas persoalan kesehatan menuntut adanya perencanaan yang matang, kolaboratif, dan berkelanjutan. Hal ini menjadi fokus dalam Forum Konsultasi Publik dan Focus Group Discussion (FGD) penyusunan Peta Jalan Kesehatan Kabupaten Berau, yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Berau dalam sambutannya menegaskan bahwa urusan kesehatan memiliki cakupan dan dampak yang luas, sehingga memerlukan sinergi yang kuat antar-organisasi perangkat daerah (OPD), fasilitas pelayanan kesehatan, serta unsur masyarakat. Kolaborasi dipandang sebagai kunci untuk memastikan kebijakan dan program kesehatan dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan.
Dalam pemaparan materi, disampaikan gambaran kinerja pembangunan kesehatan periode 2020–2024, termasuk penguatan layanan kesehatan perorangan dan kegawatdaruratan yang telah disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Data kesehatan terkini juga menjadi bahan evaluasi bersama, guna memperkuat upaya peningkatan mutu layanan dan keselamatan pasien.
Forum diskusi menjadi ruang strategis untuk menghimpun masukan terkait implementasi rencana strategis di lapangan. Sejumlah peserta menyoroti pentingnya kejelasan pembagian peran dan kewenangan antar-OPD agar pelaksanaan program berjalan sinergis. Isu prioritas seperti percepatan penurunan stunting, penguatan layanan primer, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan menjadi perhatian bersama.
Peran kader kesehatan dan Posyandu turut mendapatkan perhatian dalam diskusi. Kader dipandang sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjangkau masyarakat hingga tingkat keluarga. Oleh karena itu, penguatan kapasitas dan perhatian terhadap kesejahteraan kader dinilai penting untuk mendukung keberlanjutan layanan kesehatan berbasis masyarakat.
Selain itu, forum juga membahas pentingnya pendekatan promotif dan preventif melalui perubahan perilaku hidup bersih dan sehat, pengelolaan lingkungan, serta peningkatan kesadaran kesehatan jiwa. Sinergi lintas sektor diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
Menutup kegiatan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Berau menyampaikan bahwa seluruh masukan yang dihimpun akan menjadi bagian penting dalam penyempurnaan Peta Jalan Kesehatan Berau. Dokumen ini diharapkan menjadi acuan bersama dalam pembangunan kesehatan daerah yang terintegrasi, berorientasi pada kebutuhan masyarakat, dan selaras dengan arah pembangunan nasional.
Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan komitmennya untuk terus membangun sektor kesehatan secara kolaboratif dan berkelanjutan, demi terwujudnya masyarakat Berau yang sehat dan sejahtera.
